Kamis, 24 September 2009

hack mikrotik with brutus

sekarang gw mau kasih trik hacking mikrotik menggunakan brutus. ini bisa digunakan buat password login tapi semua tergantung kamu dalam mencari informasi sekitar hostpot
dari pada bingung langsung aja.!

silahkan download brutus
disini

jangan lupa matikan anti virus . tool brutus di deteksi sebagai virus ....he...he..he.. tapi ini bukan virus kok
langsung aja ya
1 buka brutusnya

2 masukkan ip mikrotik



3 type ganti HTTP diganti telnet



4 user file tekan browse cari file users.txt (ini buat contoh aja nanti silahkan kalian kembangkan)



5 masuk pass file tekan browse cari juga file ext words.txt (ini buat contoh aja nanti silahkan kalian kembangkan sendiri )



6 tekan start mulai jangan lupa siapkan camilan ato rokok plus kopi




jika cara diatas masih belum ketemu ...he...he...he...langsung aja ...

no 1,2,3,4 tetap no 5 diganti

klik kebawah pass mode.
ganti word list menjadi brute force



nih tampilan brute force pilih salah satu aja terserah mau yang mana



klo pingin lebih explore lagi nih

1 cari text berbahasa indonesia ato apa aja nanti copy paste pindah ke txt
2 buka brutus
3 masuk tool - wordlist generation



4 dengan tool ini akan tercipta file txt bisa untuk user ato password

jangan lupa selalu berkreasi........
selamat mencoba......he....he...he...

hack with netcut

Pernahkah anda merasa koneksi di wifi-hotspot anda lemot bahkan tidak jalan samasekali? Jangan buru-buru berkesimpulan koneksi ke ISP yang bermasalah, karena bisa jadi ada user nakal bin jahil yang berlaku curang menggunakan aplikasi pemutus koneksi dari client ke server.

Adalah Netcut, sebuah aplikasi yang seperti namanya yang memotong akses internet pada public/private WIFI hotspot, ataukah sebuah PC LAN workgroup dari client ke server atau sebaliknya. Program ini pada umumnya dipergunakan oleh pengguna jaringan yang ingin mengambil quota (jatah) bandwith untuk dipakai sendiri tanpa mau dishare kepada client yang lain.

Pencurian bandwith dengan memutuskan koneksi secara teoritis sangat manjur untuk meningkatkan kecepatan akses internet, misalnya sebuah jaringan mendapat jarah 100 Kb/s dan akan dibagi kepada 10 client maka masing-masing client akan memperoleh 10 Kb/s. Dengan Netcut, maka kita bisa memutuskan koneksi 9 client yang lain dan jatah 100 Kb/s akan menjadi milik kita.

Kejam bukan?….

Tidak heran, bila dibeberapa public WIFI hotspot yang pernah saya kunjungi sering saya dapati banyak yang mengeluh tidak bisa conect internet, atau lebih ekstrim lagi user yang perang netcut yang menyebabkan tidak ada satu pun user yang bisa online. Atau seperti pengalaman rekan blogger lain yang hampir terlibat kontak fisik gara-gara netcut sialan :mrgreen:

Penggunaan netcut cukup simpel, cukup memilih IP/Hostname/Mac Address client yang ingin diputuskan koneksinya dan mengklik cut off. User tersebut akan terputus koneksinya dari server sampai kita membebaskannya dari netcut dengan mengklik Resume atau mengganti IP address nya.

Program Netcut itu sendiri bisa didownload DISINI

Tips menangkal serangan Netcut:

  • Jangan Pernah menggunakan Netcut. Sekali orang dirugikan akibat perbuatan anda, maka akan ada dendam. Peace gan!
  • Rubah IP address anda apabila merasa dijahili dengan Netcut.
  • Gunakan Anti Netcut (tetapi netcut selalu lebih maju dari anti netcut)
  • Hidden komputer dari LAN pake XP antispy
  • Install anti ARP (trial)
  • Rubah MAC Address

hack with netcat

Teknik ini bukan teknik hacking modem ataupun hacking speedy. Tidak ada cara ‘kekerasan’ yang kami pakai. Untuk rekan rekan di Telkom jangan khawatir teknik yang kami gunakan sekedar mengefektifkan kualitas bandwidth speedy.

Pengaturan ini mengontrol berapa lama ICS (Internet Connection Sharing) Windows 98/Me harus menunggu setelah permintaan terakhir dari klien sebelum menmutuskan koneksi (hang up) modem. Trik ini berguna jika komputer Anda memiliki
+ tutorial hacking dengan NetCat + Manen password di warnet atau Lab Kom dengan dsnif + hacking jaringan dengan bug windows XP service pac + 8 tips keamanan jaringan nirkabel di rumah anda + backd00ring WINDOS XP && 2000

+ tutorial hacking dengan NetCat + Manen password di warnet atau Lab Kom dengan dsnif + hacking jaringan dengan bug windows XP service pac + 8 tips keamanan jaringan nirkabel di rumah anda + backd00ring WINDOS XP && 2000

mikrogelombang banyak pakai pada system jaringan man, warnet dan penyedia layanan internet (isp)kelemahan mikrogelombang yakni, rentan terhadap cuaca, hujan dan terpengaruh terhadap pesawat tebang yang melintas diatasnya. 2. satelit

alow bro0m pernah menemukan operator warnet yang konyol gak atau koneksi warnet yang payah pada saat kita nge'rental warnet tersebut lalu kita bingung mau kita apa in nih orang tersebut klo mau kita pukul kan gak mungkin tuh

jadi bagai mana klo modem nya kita matiin aja biar dia bingung wk kw kwkwkw nih gw kasih tau bagaimana caranya otre pertama kita harus tau no ip tersebut dengan cara loh buka aja program look@lan terus loh ketik di command prompt

cara cepat mendownload bandwidth; cara setting im3 menggunakan 881u; download hack speedy; cara menginstal modem speedy; gmn cara addon google di website; tambah kecepatan speedy; cara mendownload cepat di warnet; cara membobol

Untuk melindungi diri anda dari serangan ini, tambahkan pada modem initialization string anda "s2=255" yang mana akan mematikan kemampuan modem untuk memasuki modus perintah. (Hal ini dapat menjadi masalah baru bagi beberapa orang).

Yang jelas, bila ratusan pengeluh mematikan modem/hp selama 15 menit, maka beban jaringan akan berkurang. Selain menguntungkan operator, juga memberi kesempatan kita untuk tarik nafas dalam-dalam, mungkin saja ini menyelamatkan kita

hack hotspot

Wireless hotspot merujuk pada implementasi jaringan wireless (nirkabel) yang memanfaatkan protokol IEEE 802.11x untuk keperluan akses Internet publik. Implementasi jaringan wireless ini dapat digunakan tanpa bayar, biasanya akses diberikan oleh penyedia layanan untuk keperluan promosi, atau berbayar.

Di kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, wireless hotspot dapat ditemukan di mall, plaza, hotel, atau airport. Dengan ekspetasi pengguna yang beragam, dari geek sampai mereka yang gagap teknologi, maka wireless hotspot didesain untuk memberikan kemudahan dalam penggunaan. Oleh karena itu, kebanyakan wireless hotspot tidak memberikan perlindungan penuh terhadap penyalahgunaan jaringan wireless.

Menggunakan Wireless Hotspot

Jika Anda belum pernah memanfaatkan layanan wireless hotspot, maka langkah-langkah berikut dapat Anda lakukan ketika Anda berada dalam jangkauan akses wireless hotspot.

Siapkan device yang akan digunakan untuk mengakses wireless hotspot.
Device dapat berupa laptop, PDA, atau telepon selular.

2. Asosiasikan device Anda pada hotspot SSID (Service Set Identifier)
untuk mendapatkan konfigurasi jaringan. Biasanya jaringan wireless
hotspot menggunakan layanan DHCP untuk keperluan ini.

Gunakan web browser untuk mulai mengakses Internet. Jika Anda
mendapatkan tampilan web yang meminta login username dan password
(terkadang cukup password saja), maka Anda harus memasukan username
dan password yang sudah disiapkan. Jika Anda dapat langsung
menggunakan akses Internet, Anda beruntung. Dan mungkin Anda tidak
perlu membaca kelanjutan dari artikel ini. Namun kalau Anda hanya
dapat mengakses beberapa website tertentu saja, besar kemungkinan
Anda akan diminta username dan password untuk mengakses website
yang lainnya.

4. Jika Anda sudah memasukkan username dan password, dan berhasil
terautentikasi. Anda selanjutnya dapat mengakses Internet sampai
kredit akses Anda habis atau perhitungan akses dihitung setelah Anda
menggunakan akses Internet (ini biasanya berlaku bagi mereka yang
juga adalah pelanggan penyedia layanan Internet).

Mendapatkan Akses

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan akses wireless hotspot, tergantung dari penyedia layanan, namun secara garis besar Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

1. Membeli prepaid card. Penyedia layanan seperti CBN, Indosat, dan BizNet menyediakan prepaid card dengan nominal tertentu.

2. Membayar hak akses dengan kartu kredit. Berlaku jika penyedia layanan memberikan pilihan ini. Saya hanya menemukan fitur ini pada wireless hotspot di luar negeri.

3. Registrasi via SMS. Penyedia layanan wireless hotspot yang juga penyedia layanan telekomunikasi selular bergerak biasanya memberikan kemudahan pada pelanggannya. Hak akses online pada wireless hotspot dapat ditukar dengan nilai kredit kartu telepon selular pra-bayar. Saya pernah menemukan Indosat memberikan layanan ini.

4. Mengalihkan tagihan online pada tagihan kamar hotel. Ini berlaku jika Anda menggunakan layanan wireless hotspot dari kamar hotel dimana harga yang harus dibayarkan nanti seringkali jauh lebih mahal. Sebagai contoh, M@giNET bekerja sama dengan hotel Westin di Kuala Lumpur, untuk memberikan layanan wireless akses bagi mereka yang menginap di hotel tersebut.

5. Melakukan aktivitas social engineering untuk mendapatkan username dan password. Silakan mengira-ngira sendiri karena saya tidak akan membahas hal ini.

6. Mencari jalan keluar sendiri untuk mendapatkan username dan password atau untuk langsung dapat menggunakan layanan akses Internet. Beberapa trik akan dijelaskan pada bagian lain di artikel ini.

Analisis Desain Wireless Hotspot

Beberapa hal yang saya berhasil saya simpulkan dari sejumlah implementasi wireless
hotspot yang telah saya coba, antara lain:

1. Tidak adanya standarisasi untuk setup sebuah hotspot. Dengan kata lain, setup jaringan dari penyedia layanan akan berbeda dengan penyedia layanan yang lain. Hal lain yang berpengaruh adalah pemilihan produk.

2. Banyak dari penyedia layanan wireless hotspot yang memberikan akses roaming, memungkinkan pengguna untuk mengakses layanan di tempat yang berbeda asalkan ada layanan dari penyedia yang dimaksud. Sebagai contoh, jika Anda memiliki hak akses untuk layanan wireless hotspot yang disediakan oleh Indosat, maka Anda dapat mengakses dilebih dari 30 tempat, dengan akses point berjumlah lebih dari 190 buah. Dan sebagai informasi tambahan, kesemua akses point tersebut semuanya terhubung dan dikontrol dari pusat.

3. Autentikasi biasanya digunakan untuk keperluan akses Internet. Yang berarti jika Anda terhubung ke sebuah akses point wireless hotspot namun tidak ingin mendapatkan akses Internet, Anda masih dapat menggunakan jaringan wireless secara lokal dan berhubungan
dengan pengguna jaringan wireless yang lain (jika dan hanya jika penyedia layanan mengijinkan hal ini).

4. Untuk keperluan autentikasi, penyedia layanan biasanya akan menyediakan Internet gateway (yang biasanya terdapat web server, DNS server, database server, dan mail server di dalamnya) dan satu atau lebih akses point. Beberapa produk yang sering digunakan sebagai Internet gateway untuk layanan hotspot antara lain diproduksi oleh ANTLabs (seperti yang digunakan oleh Indosat dan CBN), Nomadix (digunakan oleh M@giNET), perangkat lunak gratis NoCatsAuth atau yang serupa (seperti yang digunakan oleh Melsa).

5. Seringkali tidak ditemukan segregasi jaringan untuk pengguna. Baik bagi mereka yang belum terautentikasi maupun yang belum. Hal ini memungkinkan seseorang melakukan aktivitas hacking terhadap pengguna layanan wireless hotspot yang lain.

6. Juga sering ditemukan para penyedia layanan wireless (ataupun produsen produk Internet gateway) menggunakan aplikasi yang sudah out-of-date. Sebagai contoh, sebuah produk ANTLabs menggunakan Red Hat Linux release 6.2 (Zoot) sebagai sistem operasi.
Terhitung perangkat lunak yang digunakan seperti MySQL, arpd, dan Apache, juga out-of-date.

Mengakali Proses Autentikasi Wireless Hotspot

Ada banyak hal yang seseorang dapat lakukan untuk mengakali proses autentikasi. Beberapa cara yang dibahas dalam artikel ini hanya mencakup sebagian kecil aspek yang memanfaatkan kelemahan desain dari sebuah wireless hotspot gateway. Mengingat bahwa materi sudah pernah dipresentasikan di depan publik, besar kemungkinan penyedia layanan maupun vendor dari produk-produk yang terkena dampaknya sudah
memperbaiki celah-celah yang dimaksud.

Sebagai pemberitahuan, tidak ada nama vendor yang akan diasosiasikan dengan celah yang saya temukan. Silakan mengira-ngira sendiri. Dan trik-trik yang dijelaskan hanya dapat direplikasikan jika Anda berada dalam environment sistem operasi berbasis Unix/Linux (kebetulan saya menggunakan Mac OS X).

1. Memanfaatkan demo account.

Banyak penyedia layanan yang berbaik-hati memberikan kesempatan bagi calon pengguna untuk dapat mengakses Internet dalam kurun waktu yang dibatasi. Pada halaman autentikasi biasanya disebutkan username dan password untuk keperluan ujicoba. Seseorang yang menggunakan account ujicoba/demo harus melakukan autentikasi ulang setelah masa penggunaan berakhir. Namun hal tersebut dapat dilakukan secara otomatis dengan menggunakan script seperti ini.

———————————————————————
#!/bin/sh

while sleep 3;
do
curl –data
“username=demo&password=demo&submitForm=login”
“https://server:port/goform/HtmlLoginRequest”;
done
———————————————————————

2. Menggunakan tunneling.

Beberapa implementasi hotspot dapat diakali dengan memanfaatkan metode tunneling. Implementasi yang dimaksud adalah implementasi yang tidak melakukan pemblokiran terhadap port atau protokol tertentu. 0×05
Sebagai contoh, sebuah hotspot hanya melakukan pengalihan untuk semua query HTTP dan HTTPS ke halaman login autentikasi bagi pengguna yang belum terautentikasi. Anda dapat menggunakan socks-tunneling via SSH karena port yang digunakan untuk SSH tidak terfilter. Anda dapat menambahkan option ‘DynamicForward’ pada konfigurasi SSH user Anda (lihat file ~/.ssh/config).

——————————————————————–

Host titanium
Hostname titanium.justanotherrandomdomain.com
Port 22
User whfb
DynamicForward 22344

——————————————————————–

Jika Anda sudah melakukan koneksi SSH ke host titanium, maka secara otomatis, port 22344 akan terbuka. Anda dapat menambahkan IP 127.0.0.1 dan port 22344 pada konfigurasi jaringan di web browser Anda untuk pilihan SOCKS proxy.

Namun cara yang disebutkan di atas tidak selalu berhasil karena gateway melakukan pengalihan pada semua port TCP dan UDP. Untuk mengakali kondisi tersebut, jika dapat memanfaatkan DNS tunneling. Mengapa protokol DNS? Karena sebagian besar penyedia layanan tidak melakukan pemblokiran atau pengalihan untuk query DNS.Silakan merujuk pada referensi DNS Tunneling[3][4][5][6][7].

3. Memanfaatkan celah pada aplikasi web portal Internet gateway.

Trik berikut saya temukan ketika saya yang kebetulan mendapatkan kesempatan untuk menginap di salah satu hotel terkenal dan menemukan adanya layanan wireless hotspot yang terdapat di lobby. Pada halaman autentikasi, saya diberikan beberapa pilihan untuk
melakukan pembayaran, antara lain:

a. login menggunakan username dan password dari pre-paid yang dapat dibeli di lobby,
b. login menggunakan username dan password dari layanan iPass dan Boingo

Setelah mengamati benar source-code dari halaman web yang digunakan untuk keperluan autentikasi, saya melihat adanya kejanggalan dimana pilihan a mempunyai billing_method_id adalah 2, dan pilihan b mempunyai billing _method_id adalah 3. Yang jadi pertanyaan saya waktu itu adalah pilihan apa yang mempunyai billing_method_id
adalah 1. Dengan niatan mencoba-coba, saya lalu mengganti variable query billing_method_id dengan nilai 1, ternyata saya dapat langsung mengakses Internet.

——————————————————————–
http://host/defaultportal/check_form.cgi?&billing_method_id=1
——————————————————————–

Belakangan hari setelah saya berkesempatan meminjam produk yang digunakan sebagai Internet gateway tersebut, saya mengetahui bahwa billing_method_id dengan nilai 1 adalah pilihan untuk melakukan penagihan pada kamar. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan karena saya mengaksesnya dengan menggunakan wireless dari lobby. Setelah
berkorespondensi dengan technical support vendor produk yang dimaksud, saya baru mengetahui bahwa pilihan tersebut hanya efektif jika pelanggan menggunakan kabel dan bukan wireless.

4. Mengganti IP address

Ditemukan beberapa implementasi wireless hotspot yang diketahui membagi alokasi IP address pada pengguna yang belum terautentikasi dan user yang sudah terautentikasi. Setelah pengguna berhasil melewati proses autentikasi, gateway akan mengingat MAC address Anda dan memberikan IP address baru (pada subnet yang baru) bagi pengguna tersebut.

Menggunakan perangkat lunak packet sniffer seperti tcpdump atau ethereal (sekarang wireshark), Anda dapat mengetahui IP address apa saja yang melintasi jaringan wireless Anda. Anda dapat mengira-ngira sendiri alokasi IP address yang ‘baru’ berikut dengan netmask-nya. Sebagai contoh, jika belum terautentikasi Anda mendapatkan IP address 10.0.0.14 dengan netmask 255.255.255.0, dan setelah Anda terautentikasi, Anda mendapatkan IP address 10.0.1.18 dengan netmask 255.255.255.0.

Jika Anda tidak ingin melakukan proses autentikasi, Anda cukup mengkonfigur IP Address Anda pada range network pengguna yang sudah terautentikasi.

5. Piggyjacking

Saya mendefinisikan piggyjacking sebagai aktivitas untuk mendapatkan akses pada sebuah sesi akses wireless dengan mengambil-alih sesi yang sudah terlebih dahulu terautentikasi untuk mendapatkan akses Internet.

Untuk melakukannya, Anda membutuhkan informasi:
- IP address dan MAC address pengguna yang sudah terautentikasi
- IP address gateway

Anda dapat merujuk pada presentasi Dean Pierce, Brandon Edwards & Anthony Lineberry yang diberikan di DEFCON 13[8] untuk penggunaan perangkat lunak ‘pul’. Jika Anda ingin melakukan dengan metode manual, Anda dapat mengikuti prosedur yang disebutkan pada point 4 di atas.

6. SQL Injection pada aplikasi portal gateway

Beberapa hotspot ternyata dapat diakali dengan memanfaatkan teknik SQL injection. Saya pikir tidak perlu menjelaskan lebih jauh mengenai teknik ini karena sudah seringkali dibahas. Tidak hanya untuk mem-by-pass akses Internet, teknik ini juga dapat mem-by-pass autentikasi administrative page.

7. Memindahkan tagihan ke kamar lain.

Jika Anda beruntung menginap pada hotel yang memberikan layanan Internet berbayar menggunakan kabel pada kamar hotel. Anda mungkin dapat menerapkan trik ini. Trik berikut ini hanya dapat dilakukan pada jaringan kabel pada hotel (tidak berhubungan dengan wireless), namun saya bahas di sini karena produk gateway yang digunakan sama
dengan layanan wireless hotspot. Anda mungkin dapat ‘menyusahkan’ orang lain dengan mengalihkan tagihan Internet kamar Anda atau mengalihannya ke kamar kosong.

Sebagai contoh, Anda dapat memodifikasi query HTTP seperti berikut ini
——————————————————————–
http://HOTSPOT_GATEWAY/mlcbb/mlc/welcome.asp?UI=012345&
UURL=http://BILLING_SERVER/userok.htm&MA=00AABBCCDDEE&RN=1234&
http://google.com/&SC=12345
——————————————————————–
Anda cukup menganti nilai 00AABBCCDDEE (MAC address) dan 1234 (nomor kamar). Tagihan akan ditujukan pada kamar baru jika kamar tersebut ada.

Untuk amannya, saya menyarankan Anda mencari informasi nomor ruangan yang digunakan untuk keperluan publik seperti ballroom atau lobby.

instalasi Backtrack 3 USB

dragon_small1

terinspirasi tulisan seseorang yang terinspirasi pengen menjadi calon hacker gara2 nonton drama , satria, tentang OS portable via USB. jadi tergelitik nulis mengenai instaasi Bakctrack ku di USB ^_^ *yang sayangnya ndak dia tulis.

sebelum dilanjutin ke prosesnya, dibahas satu2 dulu neh, apa aja yang dibutuhkan dan kenapa make distro yang satu ini :)

Kenapa Backtrack :

  • honestly, kalo mo niat buat coba2 hack untuk belajar mending emang make distro ini, karena emang udah dibekali ama tool2 hack dan penetrasi sistem. distro ini emang dibuat untuk itu ^_^
  • bisa dengan mudah menambah module langsung tanpa akses ke backtrack (dari windows aja)
  • kemudahan instalasi USB dan menyediakan opsi persistent setting yang mudah (ntar gw bahas)

Yang dibutuhin :

  • USB Flashdisk (atau HD external) kapasitas 1Gb atau lebih (disini gw make Transcend Jetflash V33 1Gb kesayangan)
  • ISO backtrack 3 dari site remote-exploit

nah sekarang saatnya bahas proses instalasi, yang sebnarnya cukup simple dan mudah, karena backtrack sendiri sudah menyediakan otomatisasi dengan file batch untuk itu.

  • extract isi file ISO ke USB Flashdisk (root folder, a.k.a langsung di FD), saran gw gunain aja winRAR
  • buka/masuk ke folder “bot” (tanpa tanda kutip) dan jalankan file “bootinst.bat” untuk memulai proses instalasi bootloader untuk USB. pastikan menjalankan file ini dari USB FD dan bukan HD – bisa nangis ntar lo ngga bisa booting windows :p
  • kalo proses udah selesai, silahkan restart PC lo. masuk ke bios dan pastikan urutan boot pertamadari USB FD, abis gitu udah bisa dinikmati deh ^_^

oia, tadi sempat gw bilang maslaah persisten setting kan. nah, by default pilihan bootloader backtrack udah menyediakan untuk boot dengan persisten setting, ntar perubahan bakal disimpan disuatu file khusus di FD, jadi kalo mo ngubah2 pengaturan ataupun apa aja deh yang ada di backtrack lo, ga ada masalah. nah kenapa ini beda ama yang laen (menurut gw), kebanyakan distro laen yang menyediakan instalasi ke USB hanya berupa live USB boot dy default, jadi sama aja kek. ada berapa yang bisa menyeidakan persistent setting, tapi harus otak atik manual setting bahkan menggunakan disk image terlebih dahulu, contohnya ubuntu yang pernah gw coba bikin pake unetbootin. ga enaknya disk image, ukuran disk image meski ada data atau ngga ya tetep sesuai yang didefinisikan (di site unetbootintersedia varian 128MB, 256MB dan 512MB), menggunakan alternatif lain (smepatngobro ama satria) memberi max 2 GB. sesuatu yang menurut gw agak kurang bisa diterima, karena kalo buat nyimpen data aja kan maish bisa akses FD dari sistem, apa harus make dis image yang gede yang blom tentu bisa diakses dari sistem laen :)

so itu menurut gw naknya backtrack, file dat untuk perubahan sistem yang kayaknya dinamis (jujur blom nyoba, karena emang gw blom ngubah-ubah), FD bisa tetap jadi media penyimpanan yang bisa diakses baek dari OS laen maupun backtrackdari USB.

Update : akhirnya selesai juga bikin screenie :)

ini waktu boot :

bt3_boot22

eniwe, buat BT3 ini, gw tambahin lagi bebrapa modul, seperi update untum samdump2 buat decode pass windows dan buka ekripsi SYSKEY^_^ *BT3 benernya udah include samdum 1.1 tapi aplikasi ini terdiri dari 2 program yang kurang user friendly :) selain itu nambah putty juga sih

satu yang ku salut ama live USB ini, respon sistemnay kencengabis (keknya sih karena pake ramdrive yah?) ^_^ jadi betah dan pengen nambah beberapa modul lagi buat bikin hidup lebih hidup.

diantaranya modul VLC buat nonton pilem :) koleksi divx dan koleksi video 720p x264 pun dilahap dengan baek ^_^

snapshot2

ga ketinggalan nambah supertux buat iseng2 maen ame ;) maen supertux sambil denger mp3 di xmms (mo pasang amarok sih, tapi ntah napa modul amarok ambil dari Slax kagak mau di load :| )

snapshot3

dah ah segitu aja ^_^ ga usah banyak2 :D

intallasi backtack 3

Aku lagi tertarik buat mempelajari security lebih dalam lagi, dan salah satu distro yang menyedia utility secara lengkap adalah distro backtrack, walaupun dengan distro lain seperti ubuntu bisa dilakukan, namun aku perlu suasana yang agak beda dan yang jelas menggunakan backtrack kita tinggal pakai saja. sampailah aku korbankan ubuntu di notebook aku diganti dengan backtrack ini.

Persiapan yang perlu dilakukan adalah :

1. Space hardisk yang cukup minimal 4GB.
2. Download/Beli CD/DVD backtrack
3. mempersiapkan partisi bisa dengan gparted ( GUI ) untuk lebih mudahnya, atau fdisk ( CLI ) dll.

pada kasus ini aku menggunakan perintah fdisk.

pertama booting notebook menggunakan cd backtrack

cek apa saja yang lagi di mounting

bt ~ # mount
aufs on / type aufs (rw)
proc on /proc type proc (rw)
sysfs on /sys type sysfs (rw)
usbfs on /proc/bus/usb type usbfs (rw)
/dev/sda1 on /mnt/sda1 type fuseblk (rw,nosuid,nodev,noatime,allow_other,blksize=4096)
/dev/sda2 on /mnt/sda2 type ext3 (rw,noatime)

Kita bisa dilihat diatas /dev/sda1 ( sebagai partisi windows ), /dev/sda2 ( partisi ubuntu linux ), lakukan perintah dibawah untuk melepaskan mounting tersebut. dan cek lagi apakai mountingnya benar-benar sudah tidak aktif lagi.

bt ~ # umount /mnt/sda1

bt ~ # umount /mnt/sda2
bt ~ # mount
aufs on / type aufs (rw)
proc on /proc type proc (rw)
sysfs on /sys type sysfs (rw)
usbfs on /proc/bus/usb type usbfs (rw)

sebelum membuat partisi baru, aku buang partisi dari ubuntu linux, di /dev/sda1 dan /dev/sda2 ( linux swap ), namun tidak ditampilkan dalam perintah disini.PERHATIAN : pada saat membuang partisi yang ada jangan sampai mendelete partisi windows ya.

buat partisi baru :

* partisi boot /dev/sda2 /boot 64MB
* partisi swap /dev/sda3 /swap 1024MB dan sisanya
* partisi root /dev/sda4 /

bt ~ # fdisk /dev/sda

Disk /dev/sda: 60.0 GB, 60011642880 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 7296 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 6374 51199123+ 7 HPFS/NTFS

Command (m for help): n
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p
Partition number (1-4): 2
First cylinder (6375-7296, default 6375):
Using default value 6375
Last cylinder or +size or +sizeM or +sizeK (6375-7296, default 7296): +64M

Command (m for help): n
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p
Partition number (1-4): 3
First cylinder (6384-7296, default 6384):
Using default value 6384
Last cylinder or +size or +sizeM or +sizeK (6384-7296, default 7296): +1024M

Command (m for help): t
Partition number (1-4): 3
Hex code (type L to list codes): 82
Changed system type of partition 3 to 82 (Linux swap)

Command (m for help): n
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p
Selected partition 4
First cylinder (6509-7296, default 6509):
Using default value 6509
Last cylinder or +size or +sizeM or +sizeK (6509-7296, default 7296):
Using default value 7296

jika sudah benar lognya akan seperti tampak dibawah ini :Command (m for help): w
The partition table has been altered!

Calling ioctl() to re-read partition table.

Syncing disks.

Create Filesystem, Create Swap dan memformat FileSystem.

bt ~ # mke2fs /dev/sda2
mke2fs 1.39 (29-May-2006)
Filesystem label=
OS type: Linux
Block size=1024 (log=0)
Fragment size=1024 (log=0)
18144 inodes, 72292 blocks
3614 blocks (5.00%) reserved for the super user
First data block=1
Maximum filesystem blocks=67371008
9 block groups
8192 blocks per group, 8192 fragments per group
2016 inodes per group
Superblock backups stored on blocks:
8193, 24577, 40961, 57345

Writing inode tables: done
Writing superblocks and filesystem accounting information: done

This filesystem will be automatically checked every 26 mounts or
180 days, whichever comes first. Use tune2fs -c or -i to override.

bt ~ # mkswap /dev/sda3
Setting up swapspace version 1, size = 1028153 kB
no label, UUID=2c3d4cd8-f444-4d47-ae58-03005d56e0c3
bt ~ # swapon /dev/sda3

bt ~ # mkreiserfs /dev/sda4
mkreiserfs 3.6.19 (2003 www.namesys.com)

A pair of credits:
Oleg Drokin was the debugger for V3 during most of the time that V4 was under
development, and was quite skilled and fast at it. He wrote the large write
optimization of V3.

Yury Umanets (aka Umka) developed libreiser4, userspace plugins, and all
userspace tools (reiser4progs) except of fsck.

Guessing about desired format.. Kernel 2.6.21.5 is running.
Format 3.6 with standard journal
Count of blocks on the device: 1582400
Number of blocks consumed by mkreiserfs formatting process: 8260
Blocksize: 4096
Hash function used to sort names: “r5″
Journal Size 8193 blocks (first block 18)
Journal Max transaction length 1024
inode generation number: 0
UUID: 77317e23-af6a-44dc-b29e-8af260f22adc
ATTENTION: YOU SHOULD REBOOT AFTER FDISK!
ALL DATA WILL BE LOST ON ‘/dev/sda4′!
Continue (y/n):y
Initializing journal - 0%….20%….40%….60%….80%….100%
Syncing..ok

Tell your friends to use a kernel based on 2.4.18 or later, and especially not a
kernel based on 2.4.9, when you use reiserFS. Have fun.

ReiserFS is successfully created on /dev/sda4.

Persiapan Directory :

* Buat direktory /mnt/backtrack lalu mounting /dev/sda4.
* Buat directory /mnt/backtrack/boot kemudian mounting /dev/sda2

bt ~ # mkdir /mnt/backtrack
bt ~ # mount /dev/sda4 /mnt/backtrack/

bt ~ # mkdir /mnt/backtrack/boot
bt ~ # mount /dev/sda2 /mnt/backtrack/boot/

Copykan direktory {bin,dev,home,pentest,root,usr,etc,lib,opt,sbin,var} ke /mnt/backtrack, ini memakan waktu yang cukup lama tergantung kecepatan baca CD/DVD anda.

cp –preserve -R /{bin,dev,home,pentest,root,usr,etc,lib,opt,sbin,var} /mnt/backtrack/

bt ~ # mkdir /mnt/backtrack/{mnt,proc,sys,tmp}
bt ~ # mount –bind /dev/ /mnt/backtrack/dev/

bt ~ # mount -t proc proc /mnt/backtrack/proc

bt ~ # cp /boot/vmlinuz /mnt/backtrack/boot/
bt ~ # chroot /mnt/backtrack/ /bin/bash

Konfigurasi lilo ( nano /etc/lilo.conf )

# Start LILO global section
lba32 # Allow booting past 1024th cylinder with a recent BIOS
boot = /dev/sda
#compact # faster, but won’t work on all systems.
prompt
timeout = 300
# VESA framebuffer console @ 1024×768x256
vga = 773

# Linux bootable partition config begins
image = /boot/vmlinuz
root = /dev/sda4
label =backtrack3
read-only # Partitions should be mounted read-only for checking
# Linux bootable partition config ends

# Windows bootable partition config begins
other = /dev/sda1
label =windowsxp
table = /dev/sda
# Windows bootable partition config ends

check apakan konfigurasi lilo sudah ok

bt ~ # lilo -v
LILO version 22.8, Copyright (C) 1992-1998 Werner Almesberger
Development beyond version 21 Copyright (C) 1999-2006 John Coffman
Released 19-Feb-2007 and compiled at 01:09:42 on Jun 10 2007.

Warning: LBA32 addressing assumed
Reading boot sector from /dev/sda
Using MENU secondary loader
Calling map_insert_data

Boot image: /boot/vmlinuz
Added backtrack3 *

Boot other: /dev/sda1, on /dev/sda, loader CHAIN
Added windowsxp

Writing boot sector.
/boot/boot.0800 exists - no boot sector backup copy made.
One warning was issued.

setelah semua selesai dikonfigurasi silahkan restart system anda. jika terdapat error anda masih bisa memperbaikinya dengan live cd tersebut.

Metode kedua bisa digunakan bagi yang tidak mau pusing dengan perintah diatas bisa dengan tool yang sudah disiapkan oleh pembuat. dan sebelumnya anda harus mempersiapkan partisi hardisk untuk system ini.

Backtrack 3 beta install via GUI

Sebelum proses instatalasi pastikan partisi untuk install backtrack sudah benar dan JANGAN mencentang ( uncheck ) option “Restore Original MBR afte lilo” sepertinya masih ada BUG, kalau di centang dari pengalaman jadi ngga bisa booting, mungkin nanti di versi Finalnya akan diperbaiki. Kemudian dilanjutkan dengan Proses Penginstallan.

Tunggu hingga proses selesai, kemudian konfigurasi lilo dan reboot system anda. Selamat mencoba.

Kendala yang dihadapi :

1. Pada saat write table partisi muncul warning :

WARNING: Re-reading the partition table failed with error 16: Device or resource busy.
The kernel still uses the old table.
The new table will be used at the next reboot.
Syncing disks.

Perhatian Warning diatas menandakan masih ada hardisk yang di mouting, dalam kasus ini /dev/sdaX, jadi musti di umount dulu ( umount /dev/sdaX )

2. Pada saat konfigurasi Lilo muncul error

Reading boot sector from /dev/sda
Fatal: creat /boot/map~: Read-only file system

coba gunakan perintah pada saat configurasi lilo

bt~#chroot /mnt/backtrack /bin/bash
atau
bt~# chroot /mnt/sda3 /bin/bash

atau check configurasi lilo anda ( message = /boot/boot_message.txt, image = /boot/vmlinuz ) apakah sudah benar struktur direktorynya.

hack hotspot dengan backtrack 2

Artikel ini tidak cocok jika saat melakukan koneksi, sistem meminta Anda untuk memasukkan encryption key. Artikel ini tidak cocok jika saat membuka website Anda dihadapkan pada halaman yang meminta Anda untuk memasukkan username dan password. Opss….tapi jangan buru-buru berhenti dulu membaca artikel ini, siapa tahu di tempat dan waktu yang lain Anda menemukan kasus yang sama. Artikel ini hanya bisa dipraktikan jika hotspot yang mempunyai wireless security berupa Mac Address filter. Ok.. mari kita mulai..

Siapkan alat dan bahan berikut : (kayak mau praktikum di lab aja, he2x)

* Laptop yang support WLAN ( boleh juga pake PC dgn usb-wlan klo Anda kuat menentengnya ke mana-mana :-D )
* Backtrack 2 Live CD (Penerus dari Linux Auditor, bisa di download di sini)
* Mac changer for windows seperti a-Mac Address Change (bisa di download di sini)

Langkah-langkah:

1. Hidupkan laptop Anda dengan booting dari CD/DVD
2. Masukkan CD Backtrack tunggu sampai sistem ready dan masukkan login : root dan password: toor
3. Ketikkan “startx” tanpa tanda kutip.
4. Setelah X-Windows nya Backtrack muncul klik tombol KDE –> Backtrack –> Radio Network Analysis –> 80211 –> all –> airodump
5. Pada command line ketik : airodump-ng eth1 (sesuaikan dengan device Anda yang aktif)
6. Tentukan target ESSID yang diinginkan dan catat Mac Address client yang terhubung ke ESSID target, seperti gambar di sini
7. Ubah Mac Address wlan Anda dengan cara klik tombol KDE –> Backtrack –> Radio Network Analysis –> 80211 –> all –> mac change , untuk jelasnya klik di sini
8. klik tombol KDE –>Internet –> Wireless Assistant untuk mencoba konek ke ESSID target.
9. Reboot Backtrack dan booting dari windows, kemudian install a-Mac Address Change dan ubah Mac Address Wlan Anda.
10. Tes koneksi ke ESSID target.